”Kenapa, Mi?” tanya Safiq kebingungan. Vidio Sex Tapi adzan subuh yang berkumandang lekas menyadarkannya, cepat ia menghapus air mata dan mengambil air wudhu. Berdua mereka duduk di sofa ruang tengah, di depan televisi. Nafasnya sudah memburu, terengah-engah. Ini perbuatan maksiat. Rasanya sungguh luar biasa. Apalagi saat melihat Safiq yang mulai menjauhinya. ”Kamarmu,” kata Anis saat melihat Safiq ingin berbelok ke kiri. Toh kini sudah ada Safiq yang menemani hari-harinya. Mereka pun berpisah, Anis kembali ke rumah, sementara Safiq meneruskan pelajarannya.Sorenya, saat pulang dari sekolah, Safiq mendapati ibunya menyambut di ruang tamu. Anis jadi tak ingat apa-apa lagi selain kepuasan dan kenikmatan. Ini perbuatan maksiat. Dipeluknya bocah kecil itu dan berbisik, ”Umi tunggu di rumah, belajar yang rajin ya…”Safiq mengangguk.




















