“Pah gimana menurut papa?” seperti biasa sebagai seorang istri yang baik ia selalu meminta pendapat ku
“ya… terserah mama kalo mama mau ya ga apa-apa, kan cuma foto-foto aja”
Mendengar jawabanku itu, Ririn terdiam sesaat dan keputusannya membuat jantungku bergemuruh kencang
“Cuma foto-foto biasa aja kan Pak? omongan Anton membuat jantungku semakin bergemuruh karena membayangkan nantinya tubuh istriku akan dinikmati oleh ribuan pasang mata lelaki mesum. XNXX Jepang Ririn bahkan sampai tersedak karena mendengar ucapan Anton
“maaf Pak Anton, saya pikir semua sudah selesai dan…” tiba-tiba aku tidak bisa menyelesaikan ucapanku karena Anton memotongnya dengan mengingatkan lagi isi perjanjian tadi. Jari-jari besar si jenggot menggosok-ngosok bibir vagina Ririn membuat tubuhnya makin menggelinjang. Entah kapan dia kembali, tapi terlihat wajahnya begitu lelah hingga aku tidak tega untuk membangunkannya. cerita ini dijamin sangat keren dan bikin ngecrot. Suara desahan Ririn mendominasi, nampak kedua kakinya mengejang dan kedua tangannya meremasi kain sprei, kedua payudara montoknya




















