Aku
memanggilnya Kak Tina. Suatu siang sepulang sekolah, rumah
tampak sepi. Bokep Tante Membaca halaman
itu. Otakku terbakar! Aku salah tingkah. Kak Tina percaya. “Mimpi apa kamu, Sapto?”. “Berdiri sebentar, Sapto”. Tangan
kak Tina tetap mengelus dan meremas kejantananku dari balik celana. “Atau…”, Kak Tina memandangku, lalu tersenyum lebar, “Kamu mimpi basah ya, Sapto?”. Dia baik dan suka membantuku. Lama kupandangi selangkangan
Kak Tina sampai dia mengubah posisinya. Tertulis di sana cerita tentang Nick Carter yang sedang
menyetubuhi seorang wanita Rusia (sayangnya aku lupa judulnya). Kurasakan detakan jantung Kak Tina kencang, seirama dengan detak
jantungku. Aku
menyumpah-nyumpah. Sepasang putingnya melesak di
balik daster tipisnya. “Huuuaah” Aku menguap panjang, mengeluarkan bau naga. Kak Tina nafasnya tak teratur
saat membaca bagian yang menceritakan permainan cinta Marisa dengan
beberapa laki-laki.




















