Ada pelecehan!” Sontak semua mata tertuju kepada Bram yang wajahnya ditunjuk oleh bapak tersebut.Lalu kereta pas berhenti di stasiun tujuan Bram, Stasiun Bekasi. Bokep Tobrut tanpa menghiraukan lagi mamanya.Sesampainya di stasiun, Bram membeli kartu dulu di loket karena dia tidak punya kartu langganan untuk naik kereta. Jantungnya dag-dig-dug seperti tabuhan gendang dangdut pantura. Namun kesialan memang sedang melanda, wanita itu masuk menuju gerbong khusus wanita.Cita-cita dan harapan bram musnah seketika, bagai lebah merindukan madu, dia gagal. Namun Bram berusaha tenang, perlahan akal sehatnya mulai menguasai dirinya sekarang.Tiba-tiba wanita tersebut membuka hape lalu menulis di note beberapa kata, dan hape itu diberikan oleh Bram. Di pagi hari bram terlihat sudah selesai mandi dan berpakaian ala kadarnya, kaos digabungkan dengan celana jins. Bram kaget bukan kepalang, dia bisa melihat dengan jelas gunung kembar chintya, bahkan lebih jelas dibandingkan masa depannya.Bram menulis di note hape chintya, dengan perasaan bimbang dan bergairah,




















