Tertidur pulas selama beberapa jam akhirnya aku terbangun oleh suara ketukan pintu. Bokep Japan Mengantisipasi cubitannya yang menyakitkan, kedua tangannya kutangkap dengan cepat. Mbak..”. Aku suka pemuda seperti itu, cuman terkadang cuekmu sangat keterlaluan. Hampir jam 3 sore tahu!”, tanyanya yang kemudian dijawabnya sendiri dengan menunjuk jam tangannya.Tanpa komentar sedikitpun aku meninggalkannya menuju kamar mandi sambil membawa pakaian ganti yang telah kuambil dari dalam tasku. pasti belum, kalau tidur kamu kok kuat sekali!”, omelnya. Setelah kukenakan celana pendek kubuka pintu, ternyata yang ada dihadapanku adalah Iswani yang telah kembali balik kekamar setelah keluar entah kemana dan berapa lama. Sekalian saja aku pamitan padamu jika dalam beberapa hari kedepan kita tak bisa ketemu lagi. Sebuah cubitan langsung menancap di tangan kiriku. “Mmm.. “Memangnya kamu sudah kenal, Tok?”, tanyanya.




















