Di saat sedang serius-seriusnya jam kerja, pasti ada saja setidaknya sekali dalam sehari, mereka tiba-tiba tertawa-tawa tidak jelas. Tidak lama kemudian, aku angkat kaki dan mulai menceburkan diri ke pantai.“Pak Jaaaammeeesss!” Teriak Emi.Aku menoleh kebelakang, dan hal pertama yang kulihat adalah lambaian tangan Emi. Bokep Tante Lagian itu suara perapian merdu juga, bikin rasa takut jadi hilang hehehe.” Kata Emi.“Emi, ini bukan masalah nemenin kamu biar kamu ga takut sama hantu. Aku duduk selonjoran di kursi kira-kira dua kursi sesudah Desi.“Pak Jaameess.. Sepertinya Emi yang duduk di belakangku menyadari bahwa aku merasa mengantuk. Temenku waktu itu cuma mikirin tititnya sendiri doang, ga seru jadinya.” Kata Emi.“Temen?? Gawat, imanku bisa goyah ini lama-lama.“Sorry-sorry, ga keliatan itu.” Kataku.“Iya tidak apa-apa pak, santai saja pak. Ia membuka seluruh pakaiannya, dari BH strapless bulu-bulunya, kemudian menyusul celana dalam bulu-bulunya. Dia udah punya istri tau!” Kata Novi dengan riang.“Biarin!










