“Bukan apa-apa Teo, rumahku kan jauh sekali di Bogor sedangkan jam segini aku masih di Tanggerang”
“Ya udah begini saja, bagaimana kalau Mbak Muti bermalam saja di cottage dekat kantor lalu besok pagi minta tolong suami Mbak Dana membawakan pakaian ke kantor. Masalah lain adalah aku hanya membawa CD yang menempel.. Bokep Cina Tapi baru kusadar aku tidak membawa pakaian, untunglah aku membawa kaos mirip singlet dan kebetulan dibalik celana panjang yang kupakai aku juga mengenakan celana sport stretch hitam sebatas diatas lutut. gimana Mbak?”
“Boleh saja,” jawabku pendek tapi dalam hati menyesali spontanitasku tadi karena berarti malam ini aku akan berada bersama 2 laki-laki dalam satu atap rumah. Aku bersandar di pegangan sofa dengan kaki diatas pangkuan Teo dan kaki sebelah berjuntai ke karpet dimana Rendi duduk dilantai sambil menikmati Teo yang memijat betis indahku dengan bulu-bulu halus yang tumbuh rapih disitu dan Rendi memijit telapak kakiku yang putih




















