Kira-kira 100 m sebelum hotel GE, kembali aku membujuk Sari untuk mampir. Sayangnya, aku harus membagi konsentrasiku ke jalan.Menjelang pertigaan Cihampelas Sari melepas jilatannya, bangkit melihat sekeliling. Film Porno Tak bisa, terlalu malam kena marah mamanya, katanya. Selama ini Sari memberi sinyal “bisa dibawa”, tapi sekarang ia menolak masuk hotel. Ada beberapa bank, kantor pos dan kantin. “Entar dong..”, Aku bersih-bersih diri. Kulihat Sari berdiri di tepi jalan, tapi tak sendirian. “Jangan.., Mas.., banyak orang..”
“Makanya.., kita cari tempat, ya..”
Sari berberes sementara aku menstart mobil. Sari memang pintar berimprovisasi. Matakupun jelalatan memperhatikan sekeliling. Dengan gemas kulumat habis-habisan buah dadanya. “Lho.., kita ‘kan cari tempat..”, aku menginjak rem berhenti. Keteganganku yang tadi sempat turun oleh “gangguan” orang lewat, kini naik lagi. Aku menyetir dengan posisi penisku tetap terbuka tegang. Saya takut dimarahin Mama”, Aku diam saja, jengkel. Pernah suatu pagi sekali tokonya belum buka tapi Sari sudah datang sendirian sedang




















