Sampai terbayang pikiran kotor di otakku yang emang ngeres. Bokep Family O.. Dan akupun menganggukkan kepala sambil tersenyum.Setelah selesai belanja kemudian aku jalan agak santai menuju pintu keluar, ternyata di loby wanita itu masih berada di loby tersebut dan disampingnya banyak belanjaannya, kemudian aku lewat di depannya dengan cueknya dan pura-pura nggak mengenalinya.“Ech, Dik” kata wanita itu sambil mengejarku. Emang Ida nggak takut ketauan” kataku.“Enggak donk. Siapa sih yang enggak mau ama tubuh sexy dan wajah yang manis seperti ini. Ini Mbak yang tadi yaa” kataku.“Iya Dik, adik mau Bantu Mbak nggak Dik” tanya wanita itu.“Kalau saya bisa membantu Mbak dengan senang hati saya Bantu Mbak. Keluarin dimana” tanyaku sambil menahan nafas karena sudah menahan seluruh cairanku mengalir menuju rudalku.“Didalam saja” kata Mbak Ida sambil menggoyang-goyangkan pantatnyaKemudian ku genjot keluar masuk rudalku dengan cepat.“Oughh.. Mbak sudah mau keluar nih” kata Mbak Ida sambil tubuhnya tegang siap-siap merasakan orgasme




















