Mikha tak sadar, dia memejamkan mata, menikmati asap rokok yang mengepul dan keluar melalui jendela yang terbuka. “Ngapain”
“Lihat laut, ngedengerin ombak, ngapain aja deh. Bokep Asia Setelah pagi, baru aku mengantarnya pulang. Saat aku kembali, gerombolan Mikha masih ada di sana. Atau sebuah ketololan. Rumah saya di dekat situ juga.”
“Boleh saja.” Kataku, “Tapi katanya mau tetap di sini? Ini menandakan bahwa lend*r dalam kemaluan Mikha sudah mulai keluar, dan siap untuk penetrasi. “Biarin Mas, daripada besok dikuasai partai lain?”. Atau sebuah ketololan. Tanganku membuka kaitan BH hitamnya. Bergabung dengan mereka. Tanpa sadar aku raih wajahnya, dengan sangat perlahan-lahan kudekatkan wajahku ke wajahnya, aku cium bibirnya, lalu aku tarik lagi wajahku agak menjauh. Jangan didiemin aja.”
“Gimana caranya?” Tanyanya polos. Aku maklum, karena tahu latar belakang pemimpin yang mereka maksudkan itu. Aku sudah tidak sabar, pada suatu saat aku kelepasan, aku dorong batang kemaluanku agak keras.




















