Kami sering ngobrol bertiga dengan candaan-candaan biasa. Bokep HD Amar berjanji pada anak dan istrinya setiap 2 minggu sekali dia akan pulang, dan aku juga diminta untuk selalu menjemputnya diterminal saat dia pulang, aku pun sebagai teman pasti menyanggupinya. Walaupun aku dan Amar sudah tidak sekantor lagi tapi setiap malam aku masih sering maen kerumahnya dan bisa dipastikan hamper setipa hari. Selesai mengantar anaknya sekolah Dina pasti selalu pulang rumahnya untuk sekedar membersihkannya. Dia tidak pernah membeda-bedakan dalam memilih teman tapi kalau menurutku dia lebih memilih bergaul dengan yang setara ekonominya, dia berpikiran kalau yang setara pasti lebih saling menghormati. Aku menjadi bingung antara Dina yang sedih dan juga aku yang sudah bernafsu. Hingga suatu hari terjadi juga yang aku pikirkan. Aku menjadi bingung, sementara saat itu aku melihat Dina menggunakan pakaian yang seksi. Jadilah sekarang Amar menganggur. Saat aku mulai sering maen kerumah Amar saat itu juga




















