Cinta menggelengkan kepalanya. Bokep China Dengan uang sebanyak itu untuk sementara Cinta dapat melupakan pertemuannya dengan Om Ridwan. “Gak Om, Cinta udah gak kuliah tinggal nyusun”. Namun itu hanya untuk sementara.Di sebuah kamar kosan elit, Cinta duduk lesehan di atas ranjang dan terlihat serius di depan laptopnya. “Kamu mau makan apa?”. “Cinta udah makan Om, makasi”. “Ayo dong, mana ciumnya”, nada suara Om Ridwan terdengar memelas. “Oke bye”. “Bye”. Hehehe”. Begitu pula dengan laki-laki yang menjadi kekasihnya. Sekilas ia melirik ke arah Rido dan melihat laki-laki itu juga sedang sibuk dengan lawan bicaranya. “Terus gimana dong Om?”. Pemainan birahi itu pun berunjung dengan Cinta yang nampak seperti seperti baby sitter yang sedang meneteki bayi besarnya.




















