Tidak perlu menunggu terlalu lama lagi, seketika setelah saya menganggukkan kepala, Elisa langsung menciumi leher saya. Bokep Crot Dgn ganas dihisapnya batangku yg masih kendor, dijilatinya ujung batangku sambil dikocoknya batangku dgn tangannya. Akhirnya kita sampai di hotel tempat rombongan menginap, saya bangunkan Toto dan Ita yang ternyata memang sudah tertidur di perjalanan. Wah saya yang nggak tau apa maksudnya , jadi hanya bisa ngomel ke Toto temen saya itu. Jantung saya berdenyut cepat dan kayaknya bila dokter pakai stetoscope bisa pekak kupingnya. Dia langsung lompat ikut masuk ke bawah pancuran shower yang hangat. Dibukanya pintu kaca ke arah teras, dan terasa udara dingin menusuk kulit2ku yg sudah tidak terbungkus sehelai benangpun.Dengan tetap berpelukan Elisa dan saya berdiri di teras apartment saya yg menjorok di tepi tebing Hollywood Hills, dgn pemandangan yg indah mengarah ke down town LA.










