Nanti kalau makin parah, malah tambah nyusahin loh,” omelnya padaku.“Iya, Paman. Satu jam setengah ke depan, akhirnya mata kuliah ini berakhir dan kelas pun dibubarkan. Bokep Asia Tanganku memegang pegangan tangga sebagai tumpuan. Namun aslinya jantungku sangat berdebar. Aku sendiri sedang mengelus bagian pergelangan kakiku yang lumayan ngilu. Dia pandai mijit kok, iya kan, Sayang?”Tanteku hanya tersenyum mendengar pujian dari pamanku. Dengan mata yang belum terbuka sepenuhnya, aku berjalan ke kamar mandi untuk mencuci muka dan gosok gigi.Kuturuni anak tangga dengan perlahan. Begadang mulu sih. Namun untuk bawahanku, biarlah hanya celana pendek ini saja. Kemudian, kubawa kotak tersebut ke dalam kamarku. Maka kulanjutkan santapanku ini hingga habis.Selesai mencuci piringku, aku langsung bergegas untuk kembali ke kamarku dan mengerjakan tugas yang diberikan dosenku kemarin.




















