Mengapa bukan Hendra atau Rudi yang mereka perebutkan?Untuk menebus kesalahan, akhirnya aku mengabulkan permintaan Evi untuk mengantarnya ber window shopping ke Cirebon Mall. Kami berdua saling bercerita sambil sesekali rayuan gombal Tia menggelikan telingaku.Mata kami saling beradu, kami mulai merasakan ketidakmyamanan. Bokep Arab “Engga cape , Vi, Kok belom bobok ?” tanyaku membuka percakapan. Evi hanya menggelengkan kepala, seolah tidak bersemangat menanggapi kehadiranku. Kami bertiga hanya duduk terbengong-bengong menatap keluar jendela. Mengapa bukan Hendra atau Rudi yang mereka perebutkan?Untuk menebus kesalahan, akhirnya aku mengabulkan permintaan Evi untuk mengantarnya ber window shopping ke Cirebon Mall. Oh my God … perasaan apa ini. Hujan tidak juga berhenti.




















