Setelah lama ngobrol tiba tiba handphone yang satunya berbunyi.“Hallo, selamat pagi.”“Pento kamu tolong ke ruang Ibu sebentar.”Ternyata Bos besar yang memanggil, aku pun beranjak dari tempat dudukku dan bergegas menuju rangan Ibu Maya. Bokep Mama jahat.”Akupun mulai mengeluar masukan kontolku ke lubang memek Ibu Maya, orang yang paling ditakuti di kantor sekarang ini sedang bertekuk lutut di hadapanku, merintih rintih mendesah desah, bahkan memohon mohon padaku.Aku puas sekali, kupompa dengan cepat keluar masuknya kontolku di lubang memek Ibu Maya, bunyi plak.. sudah kalau begitu, Kamu kelihatan pucat kenapa? sayang..”Kutelusuri tubuh Ibu Maya dan jilatan lidahku pun menuju memek Ibu Maya yang licin tanpa sehelai rambutpun. to.. “Ya Bu saya siap, Ya sudah kamu jalan duluan tunggu Ibu di ATM BNI pemuda.Ternyata Ibu Maya tidak ingin kepergiannya denganku diketahui karyawan lain. Aku dan Ibu Maya pun masuk ke rumahnya semakin dalam aku semakin bertambah kagum melihat isi rumah Ibu




















