itu.. Pisau yang tadi kusembunyikan di bawah kasur kuacungkan dan kutekan kuat di dadanya.Donn sakitt.. Bokep China Bencilah kepadaku karena aku bukanlah calon suamimu, kataku agak kesal dengan sedikit berdiplomasi. Beragam ekspresi ada di sana. Cairannya mengalir lagi walau tidak sebanyak yang tadi. Dia juga seolah mengerti arti tatapanku itu. atau besok mayatmu sudah ditemukan di laut sana paham?Don.. olokku.Don jangannhh.. Hal itu kusadari dari pembicaraan sebelumnya. Saat groupku manggung, aku melihatnya duduk di depan bersama seseorang (mungkin suaminya).Lagu ini kupersembahkan buat seorang gadis paling indah yang pernah mewarnai perjalanan hidupku, aku pun segera menyanyikan tembang Mi Corazon dengan penghayatan yang dalam. dimasukin kali ini pisau kutekan lagi.Darah segar mengalir perlahan dari luka yang kuperbesar, walau tidak begitu parah.Dengan berat disertai ketakutan, dipegangnya kemaluanku. Ditambah lagi harum tubuhnya yang sangat merangsang. Dengan perasaan, kukuak liang kemaluannya, indah sekali. Toh ini demi keuntunganku. Kepalanya terlempar ke sana ke mari




















