Mikir…. Weeek…!!” jawab Nita sambil memeletkan lidahnya.“Hmmmm….!” Aku berdehem sejenak lalu berkata. Bokep Tante Ia seolah sedang menyampaikan kemenangan.Dengan langkah gontai aku berjalan bersama Nita menyusuri jalanan kampus.“Emang kita mau ngerjain tugas kelompok dimana?” tanyaku.“Oh iya, aku baru inget kan matkul MSDM kita gak sekelompok, Bram.” jawabnya santai.“Lah!!” sahutku shock. Buahahahaha, kayaknya kepalaku emang beneran kosong deh.”“Aduh malu ‘kan, ini jadinya. Aku salah apaan coba?” gumamku membatin. Hilang sudah kesempatanku untuk menonton konser Ari Lasso.” tundukku lesu. Kopiku aja barusan dateng.” sahutku cepat.“Aku boleh duduk disini?” tanya Nina sembari menatapku.“Emang. “Aku ke kampus cuman mau ngumpulin tugas doang.”“Ohhh..” singkatku.“Eh Bram, hari Sabtu kamu ada acara enggak?”“Emmm kayaknya gak ada sih. Bram jangan pulang, aku sudah capek-capek masakin nasi goreng kesukaanmu hiksss… Hiksss…” isaknya.Aku yang tak tega melihatnya menangis, menghampirinya dan mengusap air matanya. Harus ngomong apa coba, kalau ditanyain Nita aku tadi ngapain di kamar mandi terus itu




















