Saat aku masuk, aku dibuat merinding. Bokeb Di sisi ruangan, tampak potongan kepala gadis yang aku lihat sebelumnya itu tergeletak di lantai. Dia membawa makanan lagi untukku. Mitanya mau… Dek Mita ini emang cewek idaman banget, hahaha” ucap pak Jun.Mereka kemudian merebahkan tubuhku di lantai. Ternyata dia hanya ingin membuka ikatan tanganku. Dia membawa makanan lagi untukku. hihihi”“Duh, gemesin banget sih kamu, hahaha… Sini kamu bantuin asah pisaunya…” suruh pak Jun kemudian.Akupun menuruti. “Kulit kamu putih, mulus dan bening banget Mita… saya kuliti ya besok? Ah, gila! Begitupun dengan kotoran-kotoran di usus besarku. Tapi bebaskan saya dari sini… Saya gak akan lapor siapa-siapa… Tolong pak… bebaskan saya”“Hehehe… Saya gak butuh uang kamu… Sekarang mandi” suruhnya lagi.Aku hanya bisa pasrah. Mereka kemudian mengeluarkan penis mereka dan memintaku mengocok dan mengoral penis mereka. Tak lama kemudian layar tv tersebut menampilkan tayangan video yang membuat darahku berdesir.




















