“Setengah juta Sih… kapan lagi kau bisa dapat duit sebanyak itu tanpa kau perlu bekerja keras…” bisik Juragan Karyadi lagi, lalu kembali menyosor pipi Darsih sambil meremas payudara Darsih dengan lembut. Bagi Juragan Karyadi, asal nganggur, ia sikat saja, mau tua mau muda, ia gasruk. Bokeb Juragan Karyadi tentu saja menikmati gerakan Darsih itu, karena itu menunjukkan kalau Darsih sudah pasrah. “Itu buat kamu…” katanya. Soal utang itu, nggak usah terlalu dipikirkan.. Darsih mengangguk, “Hati-hati Juragan, jangan sampai keliatan orang…” kata Darsih. “Itu buat kamu…” katanya. Darsih melirik, dan tangan Juragan Karyadi sudah berpindah memeluk pinggangnya. Ada sejumput bulu di situ, Juragan Karyadi menyibaknya, mengelusnya, lalu menemukan sebuah celah yang sedikit basah ketika ia menyentuhnya dengan jarinya. ﹑
Darsih jengah. Di luar tampak banyak orang dengan senter di tangan. Darsih buru-buru mempersilakannya masuk. Darsih melirik, dan tangan Juragan Karyadi sudah berpindah memeluk pinggangnya. ﹑
Darsih hanya menunduk, air matanya




















