Rambut panjang sebahu dan berkulit putih bersih.“Ayo, masuk..” pintanya sembari memberi ruang duduk di sampingnya.Raut mukanya tampak gembira ketika menatap wajahku.“Ke hotel xxx, ya Pak” ujarnya pada sang sopir taksi.Di dalam taksi, duduk berhimpitan bersama laras, aq seperti dibawa terbang ke langit tujuh. Bokep Cina Nafas kami semakin memburu. Ternyata Laras masih ingin kencan lagi denganku. Laras terlentang kaku tak bergerak sedikitpun, yg terdengar cuma nafasn yg memburu. Karuan saja, perasaanku jadi plong, Seketika itu aq langsung mencari taksi tersebut. Kuremas-remas toketnya. Lumayan lama aq menunggu, aq menunggu sendiri di pintu keluar stasiun, hampir 2 jam hanya duduk memandang orang berlalu lalang.Semula aq hampir putus asa dan curiga, jangan-jangan ini hanya bohongan. Dahi kami penuh dengan peluh. Rambutnya berantakan. sambil mendesah dan nafasnya terengah-engah tak teratur ketika celana dalamnya kutarik ke bawah.




















