Sekarang ia tinggal menunggu, maukah Surti melakukan apa yang dimintanya itu.Setelah puas mencubiti suaminya, Surti berseru, “Baik! Bokep Tobrut Ya ampun. Biasa saja, steak dan kentang goreng” sahut Bari, teringat bahwa tadi malam ia memang makan malam bersama relasi kantor. Gerakan ini dilakukan tiba-tiba, karena memang dimaksudkan sebagai surprise.Bari tersentak ketika menyadari istrinya telah hampir sampai di kamar. Surti menggeleng-gelengkan kepalanya sambil berdecak, lalu bertanya, “Aku harus berbuat apa supaya kamu mau ke kamar?”.Tanpa mengalihkan pandangannya dari layar televisi, Bari menyahut kalem, “Bagaimana kalau kamu menari bugil..”.“Apa?”, jerit Surti sambil lebih membelalakkan matanya, “Ih, pikiranmu jorok ah!”.Bari terlonjak karena dicubiti oleh istrinya di pinggang, di perut, di paha, di dada, di mana-mana. Sekarang, belum lagi pukul 1 siang, dia sudah bergairah lagi.




















