oh ya maaf ya Dik, Mbak dulu”, katanya sambil menggandeng anaknya. “Mmhh .. Bokep Indo Terbaru Aku menarik perlahan, dan kumasukan juga pelan. “Ah kamu bisa aja, kalau itu dapur rahasia”, jawabnya manja. Saat itu situasi di toko buku tidak terlalu ramai, meski saat itu waktu makan siang, hanya ada sekitar 7-8 orang. Terus terang, usaha saya sangat menguras tenaga, hal ini bisa dilihat dari keringat yang mengalir sangat deras. Dengan kujilat serakah keras dan kencang. “Mmhh .. “Nah, edisi ini dia bilang masih terbatas mbak ..” “kamu suka juga fotografi yah?”“Tidak kok, buat saja koleksi kok ..” Lalu kita ngomong banyak tentang fotografi sampai akhirnya, “Mah, Mamah .. “Aarrghh .. “Oh, si sopir.” Kemudian kami mengobrol tentang fotografi, kami sudah lama berbicara sampai sakit dan mulut menjadi haus.Akhirnya Mbak bernama Maya mengajak saya makan makanan cepat saji di lantai bawah.




















