Win, cantik sekali kau malam ini” rayuku pula.Tanganku selanjutnya menelusuri tubuh dibalik jaketnya yang tebal. Bokep Live Aku hanya memejamkan mata keenakan.“Enak Om?” tanyanya.Aku hanya mengangguk, mulut rasanya sulit berkata karena hampir tak percaya kejadian yang baru saja tadi. Cerita ini terjadi ketika saya ditugaskan untuk mengikuti kearsipan yang diadakan oleh Group Perusahaan saya. Kalau mau nanti aku mintakan izin sama panitianya. tanyaku pula.“Nggak apa-apa kok, yok kita turun” lanjutnya. Masih muda sekitar 25 tahun, belum kawin katanya, namun sudah punya pacar.“Pacarku itu lho Om (begitu dia panggil saya) yang antar aku ke sini tempo hari”.“Oh, yang antar kamu tempo hari to Win” sahutku.Hari-hari selanjutnya semakin akrab aku memanggil dia dengan panggilan Win, dan dia memanggilku dengan Om.“Kok, panggil aku Om, gimana sih?” godaku.“Gini Om, soalnya dari perkenalan kemarin, Om umurnya sudah sebaya dengan umur Pak Lik atau Paman saya, jadi ya kupanggil saja Om.




















