Kenapa nggak aku terima saja ajakannya.Akhirnya entah dari mana awalnya, aku dan Damar sudah berciuman. Bokep Barat Aku pun ikut kaget. Kadang aku jengkel dan merasa tak adil punya teman yang egois sendiri. Tiap aku ajak ngesex ga pernah mau. Kadang ingin pergi dari mereka semua. tapi selalu meleset. Daripada jenuh di rumah. Kami berganti posisi, waktunya aku diatas. Tiap aku ajak ngesex ga pernah mau. tapi disaat aku membutuhkan mereka, mereka seperti males-malesan. bikin perasaan nyaman.“Cewek kamu kemana?” Ku alihkan pembicaraan.“Dia baru keluar kota, urusan kerjaan.” Jawabnya.“Ooo.” Jawabku singkat.Damar menciumi telinga dan leher ku, dia berusaha merangsang ku.“Be, yuk kekamar.” Ajak Damar.“Untuk berapa lama?” Tantangku.“Ya sebentar aja, ntar keburu ada temen-temen.” Jawabnya.dengan santai aku berkata“Hmmm, Mar, aku ini manusia, bukan sexdoll, aku juga butuh dipuaskan, bukan cuma memuaskan.




















