Aku pun menunggunya untuk pulang sambil bermain Play Station di kamarku. Bokep Family Tiba-tiba, Tomo menarik gaunku dengan sangat kasar sehingga menjadi robek. Beruntung sekali kamu punya ayah angkat seperti Tomo..”Kata Sara, teman baikku sambil tertawa meledek. Celana dalamku juga akan dilepasnya.“Erriik!! Masih kecil sudah kenal laki-laki!! Dia memandangiku yang masih berlinang air mata. Hanya sisa-sisa gaunku-lah yang masih menyembunyikan bagian-bagian tubuhku sedikit. Kamu itu perempuan apa??!! Sensasi yang tidak pernah kurasakan sebelumnya.Tomo terus berlanjut menciumku, aku bisa merasakan lidahnya memijat lidahku. Kamu harus di hukum atas perbuatanmu barusan dan perbuatanmu 2 tahun yang lalu!!”
Deg. Mukaku terasa panas. Tomo melepaskan kemejanya dan celananya, masih memandangiku. Dia memandangiku yang masih berlinang air mata. Tanpa sadar, pipiku sudah dibasahi oleh air mata. Benar saja, aku melihat Tomo berbenah memberesi bajunya dan bergerak menuju pintu.Dia membuka pintu dan melihat diriku mematung sambil menangis di sana.




















