Duduk di pojok menunggu kereta Penataran yang akan mengantar kami ke Surabaya. Ah entahlah.Kereta yang akan mengantarkan aku ke Surabaya ternyata sudah berangkat satu jam yang lalu. Bokep Cina dasar munafik! Sayangnya dia membawa mudharat lain yang tidak kalah bahayanya: ROKOK. tanyanya blak2an. Aku masih belum bias percaya ini terjadi, but inilah kenyataan.Kisah ini terjadi ketika aku berangkat ke Surabaya setelah satu bulan liburan akhir semester di kampong halaman. Aku jatruh iba, tapi timbul curiga. jangan ragu berteriak tolong! Dan seperti yang kuharapkan, dia menoleh ke arahku dan mualai membuka percakapan.Awalnya cuma say hai, lantas berlanjut tentang banyak hal. Gue tau elo sebenarnya mau sama gue! Sesekali aku berhentyi melantunkan mushafku dan menjawabnya seperlunya, lalu kulanjutkan. kamu saying nggak sama aku? Beberapa hari yang lalu kami hampir bertengkar masalah haji dan qurban. Bilang aja aku adekmu, sepupu atau apalah bau gelagat tidak baik yang kiucium sejak awal kini




















