Kedua orang tuanya pun menerima kehadiranku dengan tangan terbuka. Kuhentikkan kendaraanku dan kubukakan pintu mobilku dan akhirnya Tia pun masuk ke dalam mobilku.“Maaf ya, jadi kelamaan nunggunya..” ujarku ketika Tia sudah berada di dalam mobil yang kemudian kujalankan kembali menyusuri ruas jalan menuju kerumahnya. Bokep Ojol Tia pun duduk di sampingku, sambil mempersilahkan aku untuk meminum kopi buatannya. Aku sedang asyik mengulum putting susunya ketika Tia mendorongku dan berusaha bangun, sehingga aku sempat terdorong ke arah belakang.Dengan ganasnya Tia melepas ikat pinggangku dan membuka resleting celanaku. Sungguh suatu tawaran yang sangat sulit untuk ditolak oleh laki-laki manapun. Ya, anggap aja pembalasan dari Tia Pak… Kan kemarin bapak yang ngerjain Tia.. Kuusap-usap belahan memek dan klitorisnya dengan kepala kontolku yang sudah licin akibat air ludah Tia dan cairan precumku.




















