“iya, kamu habisin juga gak apa-apa, toh anakku sudah bobo sekarang!!?” aku semakin bersemangat.Kuhirup susu segar itu langsung dari pabriknya, belum pernah lagi aku merasakan hal ini, wah asyik sekali. Bokeb Ina hanya tersenyum sambil berbisik kearahku. “ke jetis berapa?”
“tujuh ribu mbak!” tak kusangka mbak itu mau juga aku tawarin. kulihat dadanya lumayan besar. Setelah kelewat sepuluh menit kami main kartu, dari arah magelang datang sebuah bus malam yang menurunkan banyak penumpang. terus kujilati kelentitnya yang hangat, aku jambak rambut kemaluannya, dewi menjerit sambil mengeluarkan cairan bening ke mulutku, dia menggelinjang, orgasme. kurasakan sensasi yang luar biasa. bayi dalam gendongannya sudah tertidur, dan Ina pamitan menidurkan anaknya.“Kamu nginap disini saja, Bud, hujan malah tambah deras” kata dewi lagi.










