Dia duduk di kursi dan berpesan padaku, “Aku pengen liat dia disiksa, lu bisa pakai apa aja yang ada di sini”, katanya sambil menunjuk ke arah lemari.Minoru sudah tahu apa yang akan kami perbuat. Vidio Bokep Minoru memelukku kencang,“Tolong mas…”, rintihnya seperti akan berejakulasi. Dia buru-buru sekali, setelah berpakaian dia pun meninggalkan tempat ini. Lucunya lagi DVD yang dia pakai untuk memutar lagu itu adalah merk Sony, alias buatan Jepang, mungkin dia tidak sadar.Hanya televisi saja yang dia pakai merk Samsung, aku tidak mau menyinggungnya, takut dia marah. Zenit kali ini ingin berpesta untuk kemenangannya melalui masa perkuliahannya.“Selamat bro… IPK 4 nih pastinya…”, olok ku lalu duduk bersamanya.“Hahaha, enggak lah, cukup-cukup saja…”, jawabnya sambil memberikan sebotol bir Guinnesse padaku.“Kita senang-senang dulu hari ini…”, kata Zenit.Kami pun mulai minum.




















