Tapi rupanya Tuhan mengabulkan keinginanku itu. Bokep Mama Semula aku ragu dan hampir tidak percaya, karena langsung disuruh masuk ke dalam kamarnya. Beberapa kali Nyonya Wulandari memekik dan mengejang tubuhnya. Dadaku berdebar menggemuruh tidak menentu. Tapi Nyonya Wulandari malah mendapat kepuasan. Aku tetap jadi supir dan pengawal pribadinya. Dan terus menekan pinggulku dengan kakinya hingga batang kebanggaanku melesak masuk dan terbenam ke dalam telaga hangat yang menjanjikan berjuta-juta kenikmnatan itu. “Terima kasih, Bi”, ucapku. Padahal semula dia sudah putus asa. “Terus, tujuannya mau kemana?” tanyanya lagi.“Cari kerja”, sahutku tetap polos. Bakkan kini aku sudah punya istri yang cantik dan seorang anak yang lucu. Baru seminggu saya datang dari kampung”, sahutku polos. Terus terang, pada dasarnya memang aku tampan dan memiliki tubuhnya yang tegap, atletis dan berotot. Dia menyuruhku untuk menutup pintu, setelah aku berada di dalam kamar yang besar dan mewah itu.Aku tertegun, apa lagi saat melihat Nyonya




















