Mengapa bukan Hendra atau Rudi yang mereka perebutkan?Untuk menebus kesalahan, akhirnya aku mengabulkan permintaan Evi untuk mengantarnya ber window shopping ke Cirebon Mall. Sesekali Evi memegang erat tanganku sambil membimbing tanganku menyentuh payudaranya. Bokep Tobrut Kami berdua saling bercerita sambil sesekali rayuan gombal Tia menggelikan telingaku.Mata kami saling beradu, kami mulai merasakan ketidakmyamanan. Akhirnya Evi menghampiriku sambil membawakan secangkir kopi hangat. Sesekali bibir Tia mengecup keningku dengan hangat dan tangannya membelai lembut setiap helai rambutku. Tapi sekali lagi, aku memang pengecut. Dua hari dari kejadian itu, Evi masih terlihat marah padaku. Semua terheran-heran melihat Evi langsung membuka pintu dan lari keluar.Bukankah paerjalanan masih jauh? Hujan tidak juga berhenti. Kamipun akhirnya asik dengan permainan kami sendiri. Kali ini beda dengan kebiasaan Evi sebelumnya.kalau biasanya dia selalu memilih duduk didepanku sambil memintaku mendekap erat tubuhnya, tp malam itu Evi yang duduk dibelakuangku dan mendekap erat tubuhku, menempelkan kedua payudaranya dipunggungku,




















