Namun aku tak peduli dgn paha yg indah padat dan putih terbuka cukup lebar itu. Waktu itu aku melihat ada kekecewaan tersirat di dalam sorot matanya. Bokep jilbab “Ke rumah..?”, tanyaku memastikan. Antara lima dan enam tahun. Lalu dia menuntun dan membawanya ke pembaringan. Sedangkan aku tetap diam, tak memberikan reaksi apa-apa. Namun Lidya tampaknya juga tak peduli. Dan aku selalu menganggapnya sebagai kawan biasa saja. Aku benci dgn suaminya. “Lidya ulang tahun. Aku memang paling suka kalo dipuji.Oh, ya.., Nanti malam kamu datang..”, ujar Tante Amanda sebelum pergi. Sementara perasaan hatiku semakin tak menentu. Aku coba untuk menuruti keinginannya tanpa ada perasaan apa-apa karena polos.“Ke kamarku, yuk..”, bisik Lidya mengajak. Habis lucu sih.., Soalnya waktu Mbak Indira menikah, umurku sudah 21 tahun.Hampir lupa, Saat ini aku masih kuliah. menjambak rambutku, dan membenamkan Wajahku ke dadanya.Tentu saja aku jadi gelagapan karena tak bisa bernapas. Karena terus-menerus memuji dan










