“Terus sayang…iss…ssseeeppp…pen….til…kuhh…ooofffffhhhhhhhhh……”Tanpa aba-aba, segera kusorongkan tongkolku yang memang sudah mengeras seperti kayu ke memiaw Linda. Bokep Asia Gak mungkin donk aku lakukan itu,”sergahnya.“Lin,”sahutku tenang. Sana, terusin lagi.” Linda beranjak dari duduknya, dan pamit pulang.Buru-buru aku mencegahnya. “Udah buruan, aku pengen liat kayak apa sih kalian kalo ML.”
Aku menatap mata Linda yang mulai sayu dan tersenyum.Setelah melepas seluruh pakaiannya, sempurnalah ketelanjangbulatan kami berdua. Segera aku meloncat bangun, mencari-cari istri dan anak-anakku..tidak ada…Ahh…baru kuingat, hari Minggu ini ada acara di sekolah anakku mulai jam 9 pagi. “Keapa Lin? Telat donk,”kilahku.“Dasar kamu ya. Tangannya mulai meraba dadanya, dan tangan yang satunya turun meraba paha dan selangkangannya. “Gila lu ya, masa mau nonton orang lagi ML?”“Ya terserah kamu.Mau pilih mana…?”Rika mencibir dengan senyum kemenangan.Aku dan Linda saling berpandangan. Bobol sudah pertahananku. Aku setuju. “Nhaaaaa..bener kan…hayooooo….kamu ngapain…?””udah deh, Rik…emang bener, aku lagi mau ML sama Linda.




















