Skak!–,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Dengan tangga yang nyaris tegak aku mengikuti Bagas memasuki ruangan yang sempit berlantai papan dengan nampak bolong sana-sini.Dalam ruangan tanpa plafon hingga gentingnya yang rendah itu hampir menyentuh kepala, kulihat tikar tergelar. Klas ekonominya tukang ojek sepeda khan kumuh banget.Saat nyampai di warung tujuan aku turun dari sepedanya,‘Kang Bagas tungguin saya yah’, biar nanti aku kasih tahu kemana mencari tempat yang aman dan nyaman untuk acara bersama ini.‘Nih tempatnya yang kang Bagas tanyain tadi, barusan aku pinjem pensil enciknya (pemilik warung) dan aku tulis tuh alamat hotel yang pernah aku nginap bersama suami saat nemenin saudara yang datang dari Surabaya.‘Maapin bu, saya nggak bisa baca’,ahh.. Bokep jilbab Masa bodo dengan segala kibulan Bagas, masa bodo dengan tangan usil si ‘Min’ tadi.Nggak tahunya aku dibawa ke loteng. Mungkin saja dia langsung ngelocok kontolnya sendiri (onani).Terus terang aku sangat tersanjung oleh celotehannya itu.




















