Aku akan hajar kau”
“Hajar aja kalo bisa”Aku terus mencumbuinya. Dia terlihat kaget dan ingin protes, tetapi kemudian aku memerosotkan celananya lebih lebar dan, kumasukkan batangannya ke mulutku. Film Porno Beraninya cuman kalo kayak gini aja, pengecut!” Dia mencoba menarik kedua tangannya yang diborgol, juga kedua kakinya, tapi tidak bisa. Dengan posisiku masih menungganginya dengan duduk melipat kaki, aku mulai sambilanku menciumi dadanya, lehernya, telinganya, dan ia hanya bisa pasrah menanti saat klimaks datang.“Li, aku nggak tahan lagi, kocokin juga donk punyaku, oh..”
“Udah, tenang aja, bisa diam nggak sih?”Lalu sekitar lima menit kemudian, aku merasa akan klimaks. “Udah, gimana kalo aku putusin dia, kamu seneng?”
“Sebenarnya nggak perlu segitu, asal kamu mau nyediain waktu buat aku, aku udah seneng kok”Setelah lama diam, dia bicara lagi.“Li, kamu mau kan nangani lagu-lagu baruku buat album besok?” Sambil menepuk pundaknya, aku menjawab. Dia bahkan ingin membuang semuanya tentangku: pindah kost, pindah tempat kuliah,




















