Tidak ingin terus dalam keadaan yang membuatku seperti orang bodoh itu, kulepaskan tanganku dari dekapannya dan pergi ke ruang kerjaku.Langkah kakiku menuju ruang kerja terasa semakin berat, Nadia sebenarnya hanya ingin memulai sesuatu yang baik, tetapi mungkin aku terlalu serius menanggapinya. “lo masih punya pacar yah waktu kita nikah” kucoba untuk membuka mataku pelan-pelan, kutatap wajahnya yang kini sangat dekat denganku, posisi tubuh Nadia sudah menindih sebagian tubuhku“nggak,, emang napa?” tanyaku balik“penasaran aja, abisnya lo dingin banget..serem tau” jawab ida sambil tersenyum kecil“gue cuman kaget aja, keadaan berubah drastis banget” ujarku“ohh… gue kira lo jeruk makan jeruk lagi…” sambung wanita itu“ahh….lo kate gue maho?” jawabku bercanda, tangan Nadia perlahan mulai memelukku perutku dan mulai lah dia menutup matanya“abisss…..” cekikik Nadia memenuhi ruangan ituKarena tidak bisa lagi menahan kantuk akhirnya kami berdua tertidur sampai pagi, hanya tertidur tanpa melakukan sesuatu. Bokep Colmek Tanpa berkata satu katapun aku berjalan pergi




















