Andi berkata sedikit kesal ketika membuka pintu rumahnya.“Sorry.. Lu pilih yang mana?” bisik Andi saat kami sedang mengurus cek-in.Memang sebelumnya aku yang janji akan traktir, karena aku baru saja menerima pembayaran dari salah satu proyekku.“Novi” jawabku pendek.“Hehe.. Bokep Ojol Aku tersenyum puas.Yang dulu selalu menjadi obsesiku, kini bisa menjadi kenyataan. Ahh” erangnya lebih lanjut saat mulutku dengan ganas menikmati payudara yang sangat menggoda nafsu birahiku.“Jilati putingnya Mas..” pintanya.Erangannya semakin menjadi dan tangannya menjambak rambutku ketika kuturuti permintaannya dengan senang hati.Puas menikmati payudara gadis belia ini, kembali kuciumi wajahnya yang cantik.Lalu kutekan bahunya, dan diapun mengerti apa yang aku mau.Dengan berjongkok di depanku, dibukanya restleting celanaku.Tak sabar, kubantu dia membuka seluruh pakaianku.“Ih.. ” tanyaku pada Andi yang tampak sudah tidak tenang membawa mobilku.“So pasti dong” jawab Andi sambil menepikan mobil di tempat yang sepi.Kami pun berganti tempat Aku yang membawa mobil, sedangkan Andi pindah duduk di jok belakang.Rencananya dia




















