Tapi tangannya terasa sangat lemah, ia seperti tidak punya tenaga untuk mengangkat tangannya sekalipun.Toni hanya diam, dia tak menjawab apa2. Bokep “Arghhh Ton,,, Ton..” Novi meracau dengan desahan nafasnya yg semakin tak beraturan.. Tak sekalipun ia pernah mengalami saat2 seperti itu, tapi mau bagaimana lagi, keadaan memaksa, tak enak rasanya mengusir langganan yang setiap malam selalu datang ke warnet itu seperti Toni. “Gimana Nov? Toni yg melihat gadis itu menatap penisnya, mulai meraih kembali tangan gadis itu. Awalnya ia enggan, tapi setelah diyakinkan oleh sepupunya bahwa warnet itu aman di malam hari, maka akhirnya Novi terpaksa menurutinya. dia tak langsung meminumnya karena TOni lebih dulu bertanya padanya. Tak lama, Anto masuk ke net, dia masih keliatan segar meskipun baru pulang kerja. tolong hentikan Ton.” kata Novi terbata-bata.




















