Selama sepuluh menit setelah penghulu pernikahan itu tiba, Sasha masih belum juga menampakkan dirinya, sehingga para undangan bertanya-tanya ada apa gerangan dengan sang mempelai wanita yang masih belum sempat ditemui oleh mereka. “OOH!” Sasha langsung melenguh keras dan kembali roboh diatas ranjangnya. Bokep Montok Pak Anton mendorong kedua paha Sasha sehingga Sasha tersandar di pagar balkon kamarnya. Namun kini, perhiasan-perhiasan itu terpampang jelas dihadapannya dan Sasha boleh memilih sesuka hatinya!“Pak Anton perhatian ya, Bu! Sasha hanya tertawa kecil dan tersenyum bahagia saat dipeluk oleh Pak Anton. Terus bagaimana tuh? Terserah kamu saja, sayang! Jangan keras-keras, Sha!” bujuk Aldy pada istrinya yang mulai panik itu. Mukamu kelihatan lelah banget!” tanya Sherly dengan raut wajah khawatir. “Eh, kok nggak ada?!” seru Sasha dengan panik. Pak Anton tertawa lebar dalam hati. Lagipula, Aldy sudah tidak jujur padaku! Para undangan itu semuanya merupakan kerabat, relasi maupun kenalan Pak Anton, termasuk para tetangga




















