“Woookeee deh” tegur Nisa yang langsung beranjak masuk ke kamar, sebelum masuk dia sempat ngelambain tangan ke aku seraya tersenyum. “Ya masih untung lah mantan tunangan anda masih inginkan tanggung jawab” kataku.“Sebenernya dia dulu pernah mohon ML sama aku, namun aku tolak Yan. Bokep Japan Aku cuma unik nafas, pikirku barangkali aku baik sama dia, namun kan aku pun cowok biasa, mana ada cowok yang gak pusing terdapat cewek cantik istirahat disebelahnya“Ya terserah anda aja sih, meski menurutku agak aneh. Kamu ada di Bandung ? sorry ya, anda mabuk ya ?” tanyaku menyelidik. jawab Nisa. Sasaranku berikutnya ialah payudaranya. Akhirnya kami hanya rebahan saling berdampingan, masih bugil.“Yan kok sakit banget ya” tanya Nisa. “Oh gitu” jawabku prihatin.“Masalahnya dia udah ngelamar aku yan, tanggal pernikahan pun udah ditentuin, persiapan pun udah dimulai” lanjut Nisa dengan tangisnya yang menjadi.




















