wajahnyapun tampak agak pucat. Dengan mencuri-curi pandang pada tubuhku dijawabnya pertanyaanku, kalo disuruh mamanya pinjam sanggul ma kebaya buat acara resepsi diluar kota besok lusa.Kusuruh Rona duduk di kursi yang ada tepat disampingnya, sedangkan aku menyuruh MakNah terus memijatku, aku kedipkan mata ke MakNah agar terus memijat diriku, ternyata MakNah mengerti maksudku. Bokeb Setelah pijatan pada kedua tanganku selesai, maknah berpindah pada pundak dan bagian dadaku sebelah atas. Kiasah ini kudapat pada saat aku sedang dipijat oleh tukang pijat langgananku. Aku disuruhnya terlentang, untuk memijat bagian depan tubuhku. Makanya tiap mau dipijet MakNah, aku ajak dia ke ruang belakang dekat dapur, kemudian kubentangkan matras di depan televisi. MakNah memang seorang tukang pijat yg bisa dibilang handal sekali, karena kata orang banyak yg cocok dengan pijatannya. Biar mijetnya lama, sampai aku ketiduram.




















