Aku menyalaminya sambil basa-basi bertanya”Koq cuma sendirian Bu Nia?” “Eh.. Tempat mandinya terbuat dari anyaman bambu ada beberapa lobang yang tampak. Bokeb “Bet sudah selesai belum?” Dia bertanya. “Iya Bu Nia” Karena kamar mandi-kamar mandi yang ada di sekitar rumah penduduk tampak sudah penuh maka aku menawarkan pada Bu Nia sebuah sumur yang ada di tengah kebun penduduk. Sementara yang lainnya persipan untuk kegiatan pagi itu yaitu jalan-jalan berkeliling. “Belum ngantuk Bu?” aku memulai pembicaraan sambil duduk berhadapan dengannya. Aku bangkit dan mendekatkan mukaku ke buah dadanya yang disitu tertempel buah anggur yang berwarna coklat muda tegang menantang. Para guru dan para pembina mendekat untuk menyalami termasuk diriku bergegas berjalan mendekatinya untuk menyalaminya.




















