Nama saya adalah Ronny. Bokep Mama Aku teringat dengan topik “forced feminization” yang aku sering baca di internet, tapi itu juga termasuk ke dalam fantasiku, diperlakukan sebagai cewek. Di situ aku baru sadar bahwa aku mau tidak mau harus menuruti kemauannya Lucy. “Oh kamu nggak bisa sabar yach”, katanya sembari memberiku sewadah pil. Langsung saja dalam waktu 20 menit aku sudah menjadi “cewek”.Pagi itu aku memakai jeans warna putih yang lumayan ketat dan sebuah kaus ketat warna pink serta sebuah wig oval. Tanpa pikir panjang lagi saya jawab, “Oke, dech”. Sambil terengah-engah Lucy pun berkata, “Lumayan, sebagai cowok loe juga asik”. Tapi tiba-tiba dia berkata, “Ron, sekarang giliran kamu!”, aku terkejut mendengarnya. Secara spontan saya menjawab, “Oke, Lucy”. Kini aku tahu bahwa pil yang kuminum ternyata pil estrogen yang membuatku menjadi tidak cepat ereksi dan lebih feminim.




















