Aku menurut saja. Video bokep kataseorang wanita setengah baya di depanku pelan.Aku tersentak. Jam berapa harussampai di Ciledug, jam berapa harus naik angkot yangpenuh gelora itu. Aku tidak dapat lagimemandanginya.Kantorku sudah terlewat. Itu artinya iatidak mau diganggu. Ke bawah lagi: Turun.Ke bawah lagi: Tidak. Masih terasa tangannya dipunggung, dada, perut, paha. katanya.Kini ia tidak malumalu lagi menyelinapkan jemarinya kedalam celana dalamku. Mungkin sapu tangan ini sajasuatu kealpaan. Ada sekatsekat,tidak tertutup sepenuhnya. Makin lama suarasepatu itu seperti mengutukku bukan berbunyi pletakpelok lagi, tapi bodoh, bodoh, bodoh sampai suara ituhilang.Aku hanya mendengus. Ada sekatsekat,tidak tertutup sepenuhnya. Ah apa saja. Dadaku tibatiba berdegupdegup.Bang, Bang kiri Bang..!Semua penumpang menoleh ke arahku. Akumeringis merasai sentuhan kulit jarinya. Suara pletakpletok mendekat.Ayo tengkurap..! Aku masihmematung. Aku tidak dapat lagimemandanginya.Kantorku sudah terlewat. Pokoknya turun.Kiri Bang..!Aku lalu menuju salon.




















